Wonderful Indonesia

Pengertian Grace Period Dalam Asuransi Jiwa

Pengertian Grace Period Dalam Asuransi Jiwa – Apa yang dimaksud dengan Grace Period dalam Asuransi Jiwa?Mungkin anda sering mendengar istilahgrace perioddalamasuransi jiwa, namun belum mengetahui apa sebenarnya yang dimaksud denganGrace period. Grace perioddisebut juga dengan tenggang waktu. Dalam Polis asuransi jiwa biasanya mencantumkan ketentuan tenggang waktu (grace period) pembayaran premi lanjutan.
Premi lanjutan adalah premi yang harus dibayar setelah premi pertama,Grace periodadalah jangka waktu tertentu, biasanya 30 atau 31 hari setelah tanggal jatuh tempo pembayaran premi lanjutan dalam jangka waktu dimana premi dapat dibayar tanpa sanksi.
Pada umumnya diperadilan,grace periodselama 30 atau 31 hari tersebut adalah minimum tenggang waktu yang diperbolehkan. Ada juga perusahaan asuransi yang memberikan jenis asuransigrace periodlebih lama umpamanya 2 bulan ( 60 hari ). Selama grace period tersebut polis tetap aktif berlaku (inforce) dan jika premi dibayar dalam waktugrace period, perusahaan asuransi akan menyetujui sebagai pembayaran tepat waktu . Jika tertanggung meninggal dunia dalam waktugrace period, perusahaan akan membayar polis dengan mengurangi premi yang belum dibayar.
Jika premi lanjutan polis tidak dibayar selamagrace period, maka polis tersebut disebut batal (lapse). Akan tetapi apabila polis telah mempunyai nilai tunai, ada beberapa perusahaan asuransi terbaik yang menetapkan bahwa polis belum dianggap batal. Walaupun tertanggung tidak membayar premi selama grace period.