Wonderful Indonesia

Siapa Sebenarnya Agen Asuransi anda

Siapa Sebenarnya Agen Asuransi Anda – Sebagian besar di antara kita berhubungan dengan perusahaan asuransi jiwa untuk pertama kalinya melalui jasa agen asuransi. Para agen menolong individu, keluarga, perusahaan, dan lembaga untuk merencanakan dan akhirnya memilih polis asuransi sesuai kebutuhan. Bagi seorang calon pemegang polis, agen asuransi akan mendampingi proses pengenalan dan pemilihan polis guna melindungi kehidupan pribadinya, keluarganya, kesehatannya, dan kesejahteraannya di hari tua. Seorang agen asuransi jiwa umumnya terampil dan cakap dalam menjual berbagai produk asuransi, misalnya asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, asuransi pendidikan, dan asuransi unit-link. 

Agen asuransi jiwa akan membantu masyarakat dalam memilih jenis asuransi jiwa yang cocok dengan kebutuhan masing-masing.Dalam hal pertanggungan, ahli waris akan mendapatkan sejumlah uang sebagai manfaat asuransi apabila tertanggung meninggal dunia, atau manakala suatu hal yang disepakati tercapai atau terjadi. Misalnya, sebuah keluarga membutuhkan sejumlah dana untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak. 

Dalam hal ini, polis asuransi jiwa akan dirancang untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sebuah polis asuransi bisa dirancang untuk menyediakan dana guna menutupi biaya perawatan kesehatan yang dibutuhkan akibat berbagai penyakit kritis. Di dalam makalah asuransi dijelaskan bahwa Polis asuransi pun bisa dirancang untuk mengakomodasi sejumlah dana sebagai pengganti penghasilan bila terjadi gangguan kesehatan yang serius atau terjadi kecelakaan pada diri tertanggung. 

Ketika Anda ingin menerjuni profesi agen asuransi jiwa, itu berarti Anda siap bergabung dengan 263.452 orang agen lainnya. Jadi, profesi agen adalah profesi yang mulia! Para agen bekerja siang dan malam demi kesejahteraan masyarakat sebagai pemegang polis. Setelah Anda membaca artikel ini, bisa jadi agen asuransi merupakan profesi yang cocok bagi Anda untuk pelajaran agar lebih peduli terhadap orang lain yang membutuhkan.


Sumber: http://economy.okezone.com